Seribu Pesona Ekowisata di Lereng Semeru

Yayasan Pengembang Kreatifitas Generasi Muda Lumajang selama dua dekade telah berkiprah dalam pemberdayaan masyarakat petani di kawasan lereng semeru melalui Program Pertanian Berkelanjutan (PB). Besarnya potensi kawasan lereng semeru dengan kekhasan keanakeragam flora fauna dan Kearifan Lokal menguatkan tekad YPKGM Lumajang untuk mulai fokus dalam mengelola dan mengembangkan sebuah Ekowisata Lereng Semeru yang berbasis Pertanian Berkelanjutan.
Tampilkan postingan dengan label Watu Klosot. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Watu Klosot. Tampilkan semua postingan

03 Juli, 2009

Pura dan Air Suci Watu Klosot


Nah, inilah pos wisata terakhir yang sarat dengan nuansa religius. Watu Klosot namanya. Watu Klosot merupakan kawasan wisata yang memiliki mata air yang oleh umat tertentu dianggap suci. Mata air itu keluar dari celah bebatuan yang dialirkan melalui sebatang bambu dan memancar jatuh ke bawah, ke balik semak-semak belukar. Air ini suci dalam arti bisa diminum secara langsung baik dengan menampungnya melalui cangkir maupun dengan menengadahkan mulut dan meminumya dari saluran bambu.


Ada padepokan dengan penghuninya yang bertahun-tahun melakukan penyepian di tempat ini karena merasa mendapat wangsit dari Sang Pencipta. Keunikan tempat ini salah satunya adalah deretan batu-batu besar yang merupakan sisa-sisa banjir Gunung Semeru. Batu-batu itu membujur dengan indahnya membentuk berbagai tiruan benda-benda yang kita kenal sehari-hari. Ada salah satu batu yang saking besarnya dan bentuknya menyerupai perahu sehingga dinamakan batu perahu. Dan di antara deretan batu-batu itu terdapat sejalur jalan berkelok-kelok menciptakan pemandangan tersendiri.

Berdiri di atas batu besar kemudian pandangan di arahkan nun jauh ke sana, ke Gunung Semeru yang menjulang tinggi dihempas angin pegunungan yang sejuk dan menggigit tulang akan menjadi pengalaman yang tak akan terlupakan sepanjang hidup. Ada salah satu batu yang persis terletak dengan gagahnya di atas tebing. Ini menjadi sudut yang sangat dinikmati pengunjung, sudut ini biasa disebut sebagai relung meditasi. Orang-orang yang berkunjung ke sana biasanya menyempatkan diri untuk merenung sejenak, mencari kedamaian hati dengan duduk sambil mendekapkan tangan di depan dada.

Di bawah sana merupakan kawasan cagar alam yang luas membentang. Jika sedang beruntung kita akan melihat elang Jawa, burung yang sangat langka bersiul-siul di angkasa. Elang itu kadang mendekat dan hinggap di ranting-ranting pohon. Keberadaan burung yang dilindungi ini sudah semakin menyusut, sehingga perlu ada upaya intensif untuk melestarikannya. Lebih langka lagi adalah keberadaan harimau Jawa yang diduga masih ada sisa-sisanya dan berkeliaran di lereng-lereng Gunung Semeru. Penduduk setempat sering melihatnya melintasi jalan setapak sebelum menghilang ke dalam hutan.


POS

Lokasi Wisata Watu Klosot

POTENSI

  • Air Suci
  • Pura
  • Batas Hutan Cagar Alam

Hiking Sambil Bertani Organik


Pujungkejen menyimpan sejuta kekayaan alam yang masih perawan. Dusun ini masih relatif bersih dari kontaminasi dunia luar, masyarakatnya sangat memegang teguh tradisi lokal baik secara horizontal –hubungannya dengan sesama manusia maupun secara vertikal-komunikasinya dengan Sang Pencipta. Masyarakatnya berusaha menyelaraskan hidupnya dengan kehendak alam, bukan menentangnya. Wajah Lumajang yang tradisional mungkin terwakili oleh keberadaannya. Berada di sana seakan menohok langsung eksistensi diri kita sebagai manusia kaitannya dengan alam semesta.

Perjalanan dari tempat parkir di Tawonsongo ke Watu Klosot sejauh sekitar 4 kilometer dengan naik turun jalan setapak dan melintasi sungai memang cukup membuat penat sekujur tubuh. Tetapi kepenatan itu cukup terhibur dengan pemandangan alamnya yang luar biasa. Setelah melintasi kebun kopi yang organik, pengunjung akan merambah kebun pisang. Segala jenis pisang tumbuh di kanan kiri jalan, sebagian ada yang sudah matang di pohon. Tandannya yang berwarna kuning menantang tangan-tangan untuk menjamahnya. Pisang merupakan buah tangan yang paling diminati bagi wisatawan jika mampir ke Lumajang.


Pengunjung bisa berkeliling kebun sebelum melanjutkan perjalanan. Ada tempat peristirahatan yang representatif dan lokasi outbound yang dipadukan dengan tebing-tebing yang menantang. Jika sedang beruntung pengunjung juga bisa menikmati durian yang jatuh dari pohonnya. Beristirahat di bawah rindangnya daun-daun pisang dan aroma semak-semak yang menggelitik hidung, sambil leyeh-leyeh di atas balai-balai bambu sungguh kenikmatan yang luar biasa.

Tetapi ada yang lebih mempesona lagi, yaitu melihat-lihat dan tentunya sambil belajar para petani ‘ndarung’ bercocok tanam dengan ketrampilan baru dan semuanya serba organik. Petani ‘ndarung’ adalah sekelompok petani yang berhuma di pinggir hutan untuk bercocok tanam di areal milik Perhutani yang sudah dipasrahkan untuk digarap oleh petani-petani kelas gurem tersebut. Petani-petani ini malah sudah mendapat sertifikasi pertanian organik sehingga mereka lebih berpengalaman dibandingkan petani pedesaan lainnya.


POS Peristirahatan Tracking dan Hiking II

Lokasi : Lahan YPKGM

Kawasan Pusungkejen Ds. Pasrujambe


POTENSI

· Kebun Kopi Organik

· Lahan Outbound

Parkir sambil cangkruk di Warung Kopi

Pengelola wisata yang berbasis pertanian berkelanjutan dengan produk-produk unggulan semua yang serba organik ini mencoba membuat pengunjung betah dan ingin berlama-lama di sana. Semuanya sudah dipikirkan, termasuk tempat parkir yang luas, nyaman dan aman. Khususnya mereka yang membawa mobil sendiri bersama keluarga, tempat parkirnya dibuat seaman mungkin. Sebenarnya kawasan ini sangat aman, penduduknya sangat ramah dan dapat dipercaya. Pengunjung juga dijamin tidak akan kesulitan untuk mandi atau buang air karena segalanya sudah dipersiapkan dengan sebaik-baiknya.

Bagi sopir yang tidak bisa ikut rombongan berwisata, disediakan semacam tempat peristirahatan yang cukup santai. Ada warung kopi, kopinya benar-benar asli. Jika belum terbiasa akan merasa aneh. Itulah kopi khas pedesaan, yang sangat kental sekali. Di warung yang dikemas secara tradisional ini disediakan pula jajanan ala kampong seperti pisang goreng, ‘jemblem’ (makanan yang terbuat dari ubi kayu yang dibentuk bulat sebesar kepalan tangan. Di tengahnya di beri gula merah dan kalau dimakan jika tidak hati-hati gulanya akan muncrat ke muka) dan sebagainya.

Ada musholla persis di pertigaan jalan yang cukup untuk satu rombongan kecil. Tidak jauh dari tempat ini terdapat lokasi perkemahan pramuka di atas lahan sekitar dua hektar. Kalau waktu liburan sekolah tiba, tempat ini ramai dipadati oleh para pelajar yang ingin menghabiskan masa liburannya dengan menjelajah alam dan berwisata.

Tempat ini dikemas sebagai parkir terakhir, sebab setelah ini pengunjung harus melanjutkan perjalanannya dengan berjalan kaki menuju kawasan terakhir yang unik, indah bernuansa spiritual. Melalui jalan setapak di antara kebun-kebun kopi sepanjang perjalanan pengunjung akan menemui lokasi wisata bernama Watu Klosot, tempat magis yang memiliki sendang air suci. Satu-satunya di dunia. Konon kesuciannya setara dengan kesucian air dari Sungai Gangga di India sana. Boleh percaya boleh tidak!



POS IV

Parkir di Tawonsongo

P. Abid

Dsn. Tawonsongo Ds. Pasrujambe

Kec. Pasrujambe

POTENSI

· Parkir Mobil dan Motor

· Musholla

· MCK

· Warung Kopi Tradisionil

Kearifan Lokal (Aneka Kripik &Ternak Kelinci)


Perjalanan selanjutnya setelah transit sebentar untuk beristirahat dan praktik langsung pembuatan kopi bubuk dalam kemasan yang menawan, para avonturir segera akan menemukan kedamaian alam di lereng gunung Semeru. Di atas ketinggian lebih dari 1.000 dpl di sebuah pedesaan yang bersejarah, Dusun Tulungrejo Pasrujambe wisatawan akan disuguhi sebuah kearifan lokal dalam arti yang sesungguhnya.

Ada pemandangan yang sungguh menarik yang digiatkan penduduk setempat sebagai upaya untuk mengoptimalkan potensi desanya demi kesejahteraan hidupnya. Pasrujambe, kecamatan di sisi barat dari jantung kota Lumajang ini memang areal yang potensial untuk pengembangan budidaya kopi robusta maupun tanaman kopi lokal yang tak kalah aromanya dengan kopi mancanegara. Ada ribuan batang kopi sebagai tanaman tradisional di kebun-kebun penduduk, justru di sinilah letak keunikannya.

Tanaman kopi yang tumbuh subur berdampingan sangat akrabnya dengan tanaman pisang, utamanya pisang agung-satu-satunya jenis pisang yang hanya tumbuh di Lumajang merupakan komoditas unggulan yang menanti tangan-tangan dingin untuk mengolahnya menjadi pundit-pundi uang. Pisang dan kopi diolah menjadi produk olahan yang diminati konsumen. Di sini pengunjung bisa bertatap muka secara langsung dengan produsen kopi khas sana atau bertanya-tanya bagaimana membuat kripik pisang yang enak rasanya dan sehat.


Seorang petani, Sayudi sudah punya brand bagi kedua jenis produknya dengan label Watu Klosot. Label ini sudah didaftarkan di departemen kesehatan dan diakui standar higienisnya sehingga aman dikonsumsi bagi seluruh lapisan masyarakat. Sayudi adalah profil pengrajin yang mandiri, seluruh proses produksi dikerjakan sendiri. Mulai dari penggilingan, pengemasan hingga pemasarannya dikerjakan secara swakarsa.

Beda, itulah nuansanya. Berlatih bisnis di lingkungan yang masih jernih pola pikirnya dengan naungan pemandangan alam yang mempesona tidaklah sama dengan apabila pengunjung praktik pembuatan kopi di sebuah pabrik yang sudah punya nama , di kota dan tidak menawarkan nyanyian alam yang menggelitik kalbu untuk kembali menemukan kesejatian dirinya. Apalagi ketika kepenatan sudah menghampiri, tiba-tiba disuguhi secangkir kopi yang pahit legitnya terasa unik di lidah di atas bale-bale bambu. Dan aroma daging kelinci yang dibakar di atas tungku tanah liat, nasi jagung yang masih mengepul serta sambal terasi lengkap dengan sayur-mayurnya yang segar.

Perasaan seolah-olah menikmati kehidupan di dalam surga lokananta. Minum kopi dan menikmati kelezatan daging sate kelinci di tengah udara yang sejuk – siapa yang tidak tertarik dengan sensasinya.



POS II

Pusat Pengelolaan Pasca Panen Jaringan Petani Lereng Semeru

Lokasi : P. Sayudi

Dsn. Tulungrejo Ds. Pasrujambe

Kec. Pasrujambe

POTENSI

· Produksi Kopi Bubuk Watu Klosot

· Produksi Kripik Jahe Watu Klosot

· Produksi Kripik Pisang Watu Klosot

· Magang dan Pelatihan Produk-produk Watu Klosot

· Sablon

· Ternak Kambing dan Kelinci

Translate This Blog !!!

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Widget edited by Blogger Lumajang

Followers

Semeru Creative Produk



Kopi Bubuk Robusta Organik



Diolah dari biji kopi robusta organik pilihan berasal dari kawasan kopi organik pusungkejen di lereng semeru Lumajang - Jawa Timur

Kripik Jahe Watu Klosot



Dibuat dari umbi jahe, kelapa, gula dan wijen yang diolah dengan mengutamakan kualitas sehingga Kripik jahe yang dihasilkan memiliki tekstur dan rasa yang khas menggugah selera



Berita Hari ini

Headline

Statistik Blog

Promo Pro Blogger

 

SERIBU PESONA AGROWISATA DI KAKI SEMERU

Yayasan Pengembang Kreatifitas Generasi Muda (YPKGM Lumajang)